jump to navigation

Cita-Cita dan Ekspektasi 3 January 2011

Posted by Zaki in moment, thinking.
Tags: , ,
trackback

... bengong gara-gara habis nonton TV…

Acaranya berita…isinya tentang problematika politik, negara, plus aksi nekat panjat menara BTS! :|

jadi kbawa mikir…
bukan mikir negara,  sudah dipercayakan sama yg ‘harusnya’ bisa dipercaya.
bukan juga mikir gimana caranya jadi orang yg bisa mikir negara.
cuma mikir… seperti apa saya harus mendidik anak2 saya nanti (InsyaAllah)

 

Dari kecil (bahkan di TK) kita sudah terbiasa ditanya tentang ‘cita-cita’.
Ada saja guru yang bertanya : “cita-citanya jadi apa?
Anak TK : “Gu…gu..gulu
Walaupun jawabannya kurang meyakinkan, kurang lebih tanggapannya bgini : “Wah..cita-citanya hebat, makanya…dari sekarang rajin belajar yaaa” sambil  gosok2 kepala anak TK.
Anak TK : balas lagi dengan anggukan mantab, entah artinya setuju, atau usaha untuk menjatuhkan tangan di atas kepala itu.

Saya sendiri sampe harus njiplak cita-cita Mas saya waktu itu, jadi dokter! . Soalnya bingung… apa itu ‘cita-cita’ :) . Dulu favorit temen2 sih… kalo ga presiden, insinyur(ini profesi apa sih?), guru..trus dokter. Mungkin kalo sekarang tambah 2 lagi …. artis dan pemain bola!…lebih spesifik….Irfan Bachdim.

Gimana cara mencapai cita2 itu? rumus dasarnya sih : kerja keras+pantang menyerah+ sambil berdoa. <– disebut juga rencana, plan atau apapun. intinya…belum dikerjakan.
Tapi… gimana kalo setelah berusaha menjalankan rencana, tapi cita-cita itu masih jauh, bahkan seakan kabur entah kmana..aheu… :) kalo sinetron sih udah ketebak ceritanya. Tapi yang namanya kehidupan… mau nebak aja, mahal tarifnya.


(jgn dipraktekin ya!)

Manusia menjadi khalifah Allah dibumi ini bukan tanpa senjata dan skill. Bukan seperti anak ayam yang  dipaksa untuk terbang. Allah telah membekali kita dengan akal, nafsu dan hati (rasional, emosional dan spiritual) untuk bisa memilih kebaikan atau keburukan…. yang jauh sebelumnya telah diilhamkan. Allah juga telah menurunkan pedoman yang pasti benar, Al-Quran. Memberikan contoh manusia yang sempurna, Nabi Muhammad. dan… Nabi Muhammad pun memberikan pedoman untuk kaum nya dengan Hadist-Nya. Kurang apa lagi coba? hihi.. yang pasti saya kurang mempelajarinya.

Seperti lagu yang sudah kita hafal waktu TK. Rukun Iman yang ke -6, Percaya kepada Qodo’ dan Qodar. (sempet bingung. kok percaya sama kodok?!.Astagfirulloh… )  . Allah telah menetapkan segala sesuatunya. Tapi diperlukan usaha manusia untuk mencapai kesana.
Seperti motor yang sedang melaju cepaat, RPM tinggi…. tiba2 belokan tajam di depan…kemampuan handling sang pengendara dan rem yang pakemlah yg harusnya bisa diandalkan. Dalam hal usaha mencapai cita-cita, Iman sebagai fungsi kontrol dan ber-husnudzon kepada Allah sebagai rasa syukur lah yang bisa menyelamatkan kita.Amiiin…

dan pada saatnya nanti…anak saya akan menjawab :  “cita-citaku ke syurga sama Ayah Ibu!

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. QS: Ar’d :11

 

 

Comments»

1. Wina Ry (Nia) - 5 January 2011

dan pada saatnya nanti…anak saya akan menjawab : “cita-citaku ke syurga sama Ayah Ibu!“>>wooooow..terharu hiks, hiks..masih seneng baca postingan ini walopun berkali-kali.. :)

2. earfun - 25 April 2011

nice dream… ini topiknya tentang cita-cita sang ayah terhadap cita-cita calon anaknya… gt ya? hehe,,, unik :D

*tetep seneng baca postingan ini walopun telat baca :P

3. Zaki - 26 May 2011

hmm.. kebacanya gitu ya fan?… hihi..terserah pembaca dah :)
sejalannya otak dan tangan saja,sekalian buat inget2 sendiri kalo lagi lupa.

4. earfun - 1 June 2011

Mas, nulis lagi mas…
ayoo…
ditunggu tulisan terbarunya :D


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.